Pakcoy tidak perlu ditanam di area yang luas, tetapi cukup ditanam di sekitar pekarangan rumah, bisa juga menggunakan polybag sebagai tempat media tanam.
Disamping sayuran ini rasanya yang enak dan nikmat apabila dibuat olahan sayuran, seperti sayur pakcoy, sup pakcoy, maupun tumis pakcoy, namun lebih dari itu, karena sayuran pakcoy ini mempunyai kandungan serat yang tinggi termasuk nutrisi dan gizi yang sangat penting dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh kita.
Oleh karena itu teman-teman sahabat tani, marilah kita untuk selalu mengkonsumsi sayuran pakcoy atau sawi sendok ini dengan melakukan penanaman di rumah maupun di pekarangan rumah kita masing-masing.
Oke teman-teman tidak perlu panjang lebar hari ini kita akan praktekkan cara penanamannya:
- Siapkan benih pakcoy, sprayer, media tanam (tanah gembur/subur, pupuk kompos, sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1/2 dan tempat semai (tray semai))
- Kita semai biji/benih pakcoy terlebih dahulu dan gunakan nampan untuk semai atau tray semai atau dengan menggunakan wadah/tempat lainnya juga bisa.
- Lubangi media tanam semai benih kedalaman satu ruas jari telunjuk.
- Kemudian masukkan dua atau tiga biji per lubang tray semai, gunanya supaya apabila ada bibit/benih yang mati dalam satu lubang, benih yang lainnya masih bisa menggantikannya.
- Tutup lubang yang sudah diberi benih dengan media tanam dan tidak perlu ditekan pada lubang yang sudah ditimbun.
- Siram dengan menggunakan sprayer secara merata ke seluruh bagian media tanam hingga tergenang airnya (lakukan setiap pagi dan sore).
- Tempatkan di tempat yang tidak terkena matahari secara langsung.
- Jauhkan dari semua pengganggu benih tanaman.
- Akhirnya setelah dua minggu benih pakcoy akan mengeluarkan daun sejati sejumlah dua daun dan siap untuk ditanamkan di media tanah (polybag).
- Isi polybag dengan media tanam yang sudah disiapkan, jangan terlalu penuh pengisian media tanamnya,
- Lubangi media tanam di tengah-tengah polybag sedalam panjang akar benih.
- Lakukan penanaman dengan segera, dan usahan benih yang akan dipindahkan ke media tanam tidak terpotong akarnya. (Siramlah dengan air permukaan media pembenihan hingga gembur dan gunakan sendok kecil untuk pencambutannya)
- Lakukan penguatan pada benih yang ditanam dengan menepuk-nepuk media tanam sehingga saat penyiraman tetap tegak.
- Jaga kelembaban tanah dengan melakukan penyiraman setiap pagi dan sore.
- Selama satu minggu setelah tanam, lindungi dari sinar matahari secara langsung atau taruh di tempat yang teduh.
- Kemudian setelahnya pindahkan di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung sepanjang hari.
- Apabila cuaca sangat panas akan menyebabkan daun layu sementara, tetapi akan pulih segar setelah cuaca kembali menjadi sejuk.
- Lakukan pemupukan tambahan setelah 2 minggu tanam dengan menggunakan pupuk kandang atau pupuk organik lainnya.















0 comments:
Posting Komentar