Iklan

https://www.googleadservices.com/pagead/aclk?sa=L&ai=CZe1yGl0sZ__HGvPj9fwPr5KNsAmh242he5CkrtfOEsfD0KvPARABILCZ2aMBYOmCgICEDqAB8d-ungHIAQGpAvr2LxK9cNE94AIAqAMByAMKqgTlA0_QXKs1jYAwffQHOAGm1KB84r8IiVgdO2l5fXrXQag2bd5saF00DydlBfDOnW9TSWAQSx4S308BSUhrfhw9-DaC24hq1qopWmIJZ22Q_aFXMWj5Duh8MTIb4D0oGyaCNUFVCcQdFrJ5XegQKzDWSGY05dPEcmzXg47VD4St74KIGIB7YacedeqlLer2U29mA1lBH7U7pJK-PwTnWJkAZyP0DMFkTet06aCv3JffpOdmOWhGHstflM-3U4O78Z7p9yTwTlLC_mQRvGPUxhG5LXgvEJmMwFWKy6-FMx89jaOfxtHa7it2RWB19YJtLgDTXEDgf9i6ywQ24ehdIFxO67aYzP4aEeDVvqE_9hb51Dwdc5KaBFZBKiYufBIXv2tyS8P8t6u-Ppz9-xYBVl23FO5aDvesCJ2I-He2idD02y0d-CiK-UYOICFpCg2msBkSqyG88IYZAqu-bOYOp_Ugh2HPXy7F7CiwRpRpHgj9krrm3do0MBZVbL0gw_ETPTs82KVCMuzqE0OErF9HCpTXmBDC6DUhVTvApXFpMmsgrjLVl0c7vfkvLvuVHcoG29VYYurCJFqbGadv9TXoPXLhbbYRkbtPhPaZuKKS8qvjT10C1AUYJV7nUpyJ5ybbTtuVFnyPOi4ZwASwi8SZ3gTgBAGIBevZ27lNkAYB2AYCgAf3n9HhAogHAZAHAqgH1ckbqAfZtrECqAemvhuoB47OG6gHk9gbqAfw4BuoB-6WsQKoB_6esQKoB6--sQKoB5oGqAfz0RuoB5bYG6gHqpuxAqgHg62xAqgH4L2xAqgH_56xAqgH35-xAqgHyqmxAqgH66WxAqgH6rGxAqgHmbWxAqgHvrexAqgH-MKxAqgH-8KxAtgHAaAIsfKsBLAIAtIIKQgAEAIYHTIBADoQn9CAgICABIDAgICAoKiAAki9_cE6WJLkkP3KyYkDsQm_6j7ALWejmYAKA5gLAcgLAdoMEQoLENCGlLaTh4ChuQESAgEDqg0CSUTIDQHiDRMIusSR_crJiQMV83GdCR0vSQOW6g0TCM-Xkv3KyYkDFfNxnQkdL0kDltgTDIIUHRobaW50ZXJuYXRpb25hbC5zaW5kb25ld3MuY29t0BUBmBYB-BYBgBcBshcCGAG6FwI4AbIYCRICqE4YASIBANAYAegYAQ&ae=1&ase=2&gclid=CjwKCAiAxKy5BhBbEiwAYiW--2GOzy1CLss2AEntXognSjY4MGs4T9jejzD4CLkpStVVHVp4us6VTRoCQsUQAvD_BwE&num=1&cid=CAQSQwCa7L7dHO-RdiaS-tKUIJWalV4oDgaE7V5eWjLuHEQkH8vs31zf_jpNd_K6nBTI0TbpmSG8cARRtJKw2B8cZPwCQQUYAQ&sig=AOD64_0Ou2Pt0zXSfjwk6Jd_unJgXiNpOA&client=ca-pub-8584156348842922&rf=4&nb=0&adurl=https://www.seva.id/ridwan-hanif%3Futm_source%3DGooglePmax%26utm_medium%3DAwareness%26utm_campaign%3DRidwan_Hanif%26gad_source%3D5%26gclid%3DCjwKCAiAxKy5BhBbEiwAYiW--2GOzy1CLss2AEntXognSjY4MGs4T9jejzD4CLkpStVVHVp4us6VTRoCQsUQAvD_BwE

KULINER KHAS CEPU

 

Kuliner Khas Cepu, Kota Minyak yang Kaya Rasa

Cepu adalah sebuah kota kecil di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang terkenal dengan sebutan “kota minyak” karena menjadi salah satu pusat pengeboran minyak bumi sejak zaman kolonial Belanda. Namun, selain dikenal sebagai penghasil minyak, Cepu juga memiliki kekayaan kuliner tradisional yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.

Makanan khas Cepu dan sekitarnya didominasi oleh cita rasa gurih, manis, dan sederhana, namun tetap menggugah selera. Berikut beberapa kuliner khas Cepu–Blora lengkap dengan resep yang bisa Anda coba di rumah.


1. Sate Blora

Sate Blora adalah ikon kuliner Cepu–Blora. Berbeda dengan sate Madura, sate ini menggunakan bumbu kacang yang lebih encer dan terasa ringan, cocok disantap dengan lontong atau nasi.

Bahan-bahan:

  • 500 gr daging ayam, potong kecil

  • Tusuk sate secukupnya

Bumbu Marinasi:

  • 5 siung bawang putih

  • 4 butir kemiri sangrai

  • 1 sdt ketumbar sangrai

  • 2 sdm kecap manis

  • 1 sdm minyak goreng

  • Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Haluskan bumbu marinasi, campur dengan daging ayam. Diamkan 30 menit.

  2. Tusuk daging ke tusukan sate.

  3. Bakar hingga matang dan harum.

  4. Sajikan dengan bumbu kacang encer khas Blora serta lontong.


2. Soto Klethuk Cepu

Soto ini dinamakan “klethuk” karena disajikan dengan tambahan gorengan kriuk-kriuk (perkedel singkong/tempe) yang menambah kenikmatan.

Bahan Kuah Soto:

  • 500 gr ayam kampung

  • 2 liter air

  • 3 lembar daun salam, 2 daun jeruk, 2 batang serai

Bumbu Halus:

  • 6 bawang merah, 4 bawang putih

  • 3 butir kemiri, 1 sdt ketumbar

  • 1 ruas kunyit

Pelengkap: nasi putih, tauge, seledri, bawang goreng, gorengan klethuk.

Cara Membuat:

  1. Rebus ayam hingga empuk, suwir-suwir.

  2. Tumis bumbu halus lalu masukkan ke kuah rebusan.

  3. Sajikan panas dengan pelengkap dan gorengan klethuk.


3. Ledre Blora

Ledre adalah camilan renyah berbentuk gulungan tipis dengan aroma pisang yang khas. Kudapan ini sangat populer di Cepu–Blora sebagai oleh-oleh.

Bahan-bahan:

  • 200 gr tepung beras

  • 100 gr tepung ketan

  • 100 gr gula pasir

  • 2 buah pisang raja matang, haluskan

  • 300 ml santan

  • Sejumput garam

Cara Membuat:

  1. Campur semua bahan jadi adonan encer.

  2. Tuang tipis-tipis di wajan anti lengket, panggang hingga renyah.

  3. Angkat, gulung selagi hangat.


4. Pecel Blora

Pecel khas Blora hampir mirip dengan pecel Madiun, namun bumbu kacangnya cenderung lebih manis dan encer.

Bahan Sayur: kangkung, kacang panjang, tauge, kol (rebus sebentar).

Bumbu Pecel:

  • 200 gr kacang tanah goreng

  • 3 siung bawang putih goreng

  • 3 cabai rawit

  • 100 gr gula merah

  • 1 sdt asam jawa, garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Haluskan semua bahan bumbu, encerkan dengan sedikit air matang.

  2. Siramkan ke atas sayuran rebus.

  3. Nikmati dengan lontong atau nasi hangat.


5. Wedang Cemohe

Saat malam tiba di Cepu, banyak penjual kaki lima yang menawarkan wedang cemohe, minuman hangat rempah mirip wedang jahe. Cocok untuk menghangatkan badan di suasana dingin.

Bahan-bahan:

  • 100 gr jahe, bakar dan memarkan

  • 800 ml air

  • 2 lembar daun pandan

  • 2 batang serai

  • 3 cm kayu manis

  • 100 gr gula merah

  • Sejumput garam

Cara Membuat:

  1. Rebus semua bahan hingga harum.

  2. Sajikan panas dalam gelas tanah liat agar terasa lebih nikmat.


Penutup

Kuliner khas Cepu–Blora memang sederhana, namun setiap sajian punya cita rasa unik yang membuat siapa saja rindu untuk kembali menikmatinya. Dari Sate Blora yang gurih manis, Soto Klethuk yang hangat, Ledre yang renyah, hingga Wedang Cemohe yang menyehatkan, semuanya merepresentasikan kekayaan kuliner Jawa Tengah bagian timur.

Jika suatu saat Anda berkunjung ke Cepu, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khasnya atau mencoba membuat resep di rumah sebagai pengobat rindu.

0 comments:

IKAN LELE MAKAN DI DARAT

WOLFIA SUPER FOOD

SUPER FOOD (WOLFIA)


SMART FARMING

IRIGASI TETES (klik di gambar)