Iklan

https://www.googleadservices.com/pagead/aclk?sa=L&ai=CZe1yGl0sZ__HGvPj9fwPr5KNsAmh242he5CkrtfOEsfD0KvPARABILCZ2aMBYOmCgICEDqAB8d-ungHIAQGpAvr2LxK9cNE94AIAqAMByAMKqgTlA0_QXKs1jYAwffQHOAGm1KB84r8IiVgdO2l5fXrXQag2bd5saF00DydlBfDOnW9TSWAQSx4S308BSUhrfhw9-DaC24hq1qopWmIJZ22Q_aFXMWj5Duh8MTIb4D0oGyaCNUFVCcQdFrJ5XegQKzDWSGY05dPEcmzXg47VD4St74KIGIB7YacedeqlLer2U29mA1lBH7U7pJK-PwTnWJkAZyP0DMFkTet06aCv3JffpOdmOWhGHstflM-3U4O78Z7p9yTwTlLC_mQRvGPUxhG5LXgvEJmMwFWKy6-FMx89jaOfxtHa7it2RWB19YJtLgDTXEDgf9i6ywQ24ehdIFxO67aYzP4aEeDVvqE_9hb51Dwdc5KaBFZBKiYufBIXv2tyS8P8t6u-Ppz9-xYBVl23FO5aDvesCJ2I-He2idD02y0d-CiK-UYOICFpCg2msBkSqyG88IYZAqu-bOYOp_Ugh2HPXy7F7CiwRpRpHgj9krrm3do0MBZVbL0gw_ETPTs82KVCMuzqE0OErF9HCpTXmBDC6DUhVTvApXFpMmsgrjLVl0c7vfkvLvuVHcoG29VYYurCJFqbGadv9TXoPXLhbbYRkbtPhPaZuKKS8qvjT10C1AUYJV7nUpyJ5ybbTtuVFnyPOi4ZwASwi8SZ3gTgBAGIBevZ27lNkAYB2AYCgAf3n9HhAogHAZAHAqgH1ckbqAfZtrECqAemvhuoB47OG6gHk9gbqAfw4BuoB-6WsQKoB_6esQKoB6--sQKoB5oGqAfz0RuoB5bYG6gHqpuxAqgHg62xAqgH4L2xAqgH_56xAqgH35-xAqgHyqmxAqgH66WxAqgH6rGxAqgHmbWxAqgHvrexAqgH-MKxAqgH-8KxAtgHAaAIsfKsBLAIAtIIKQgAEAIYHTIBADoQn9CAgICABIDAgICAoKiAAki9_cE6WJLkkP3KyYkDsQm_6j7ALWejmYAKA5gLAcgLAdoMEQoLENCGlLaTh4ChuQESAgEDqg0CSUTIDQHiDRMIusSR_crJiQMV83GdCR0vSQOW6g0TCM-Xkv3KyYkDFfNxnQkdL0kDltgTDIIUHRobaW50ZXJuYXRpb25hbC5zaW5kb25ld3MuY29t0BUBmBYB-BYBgBcBshcCGAG6FwI4AbIYCRICqE4YASIBANAYAegYAQ&ae=1&ase=2&gclid=CjwKCAiAxKy5BhBbEiwAYiW--2GOzy1CLss2AEntXognSjY4MGs4T9jejzD4CLkpStVVHVp4us6VTRoCQsUQAvD_BwE&num=1&cid=CAQSQwCa7L7dHO-RdiaS-tKUIJWalV4oDgaE7V5eWjLuHEQkH8vs31zf_jpNd_K6nBTI0TbpmSG8cARRtJKw2B8cZPwCQQUYAQ&sig=AOD64_0Ou2Pt0zXSfjwk6Jd_unJgXiNpOA&client=ca-pub-8584156348842922&rf=4&nb=0&adurl=https://www.seva.id/ridwan-hanif%3Futm_source%3DGooglePmax%26utm_medium%3DAwareness%26utm_campaign%3DRidwan_Hanif%26gad_source%3D5%26gclid%3DCjwKCAiAxKy5BhBbEiwAYiW--2GOzy1CLss2AEntXognSjY4MGs4T9jejzD4CLkpStVVHVp4us6VTRoCQsUQAvD_BwE

Rabu, 14 Oktober 2020

CARA MEMBUAT PUPUK KOMPOS DENGAN MODAL Rp. 0,- ?

Kembali lagi bersama saya admin kwtdker.blogspot.com sekaligus pengelola kebun KWT JALA AGRO I DEWA KEMBAR.

Sobat tani yang luar biasa, sebagai penggiat tani pupuk adalah kebutuhan yang paling mendasar dalam setiap kita melakukan penanaman, apapun itu. 

Kita tidak bisa pungkiri bahwa media tanah yang sudah sering kita tanami akan mengalami penurunan zat hara maupun nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Oleh karena itu harus dilakukan pemupukan secara berkala setiap satu atau dua minggu sekali, tergantung jumlah pupuk yang diberikan.

Hal ini kita lakukan supaya kebutuhan hara pada tanah kembali tercukupi karena selama proses penanaman,  dimana tanaman sebelumnya sudah menyerap nutrisi dan hara yang banyak pada media tanah.

Akan tetapi kita bisa lihat sendiri sobat tani, harga pupuk di pasaran yang terus mengalami peningkatan.

Dihadapkan dengan harga pupuk kompos sekarang yang begitu mahal, terkadang kita kekurangan dana untuk pengadaan pupuk kompos itu sendiri. Pada hal kita bisa melakukan pembuatan pupuk kompos itu dengan bahan dasar dari sampah daun di sekitar  lingkungan kita sendiri, bahkan dengan cara yang sangat sederhana.

Hanya dengan menggunakan kantong plastik bekas yang sering kita dapati di rumah dengan bahan-bahan sampah yang tersedia pula di sekeliling lingkungan kita, kita sudah bisa membuat pupuk kompos dengan biaya Rp. 0,-.

Ok! teman-teman sahabat tani, mari kita ikuti cara pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan kantong plastik sebagai media komposternya.

Bahan yang perlu disiapkan:

  • Kantong plastik bekas
  • Air untuk membasahi bahan dasar pupuk
  • Sampah-sampah daun atau sampah organik lainnya
Cara pembuatan pupuk:
  • Basahi material bahan dasar pupuk dengan air secukupnya, hal ini dilakukan agar terjadi pelembaban pada saat penyimpanan.
  • Kemudian masukkan semua bahan dasar pembuatan pupuk (sampah-sampah daun atau sampah organik lainnya) ke dalam kantong plastik yang sudah disiapkan.
  • Lakukan pembungkusan dengan dua kantong plastik, kantong plastik pertama sebagai pembungkus awal, kemudian kantong plastik yang kedua sebagai pelindung.
  • Untuk kantong plastik yang pertama masukkan secara terbalik dari kantong plastik yang kedua, untuk mendapatkan kondisi ruangan dalam plastik yang kedap.
  • Kemudian simpanlah di tempat yang sejuk yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Tunggu hingga 45 hari proses permentasi untuk mendapatkan pupuk kompos yang siap pakai.
Cara diatas memang sangat sederhana dan sangat mudah sobat tani, akan tetapi dari efisiensi waktu, proses permentasinya membutuhkan waktu yang sangat panjang/lama. 

Tetapi apabila proses permentasi tersebut menggunakan tambahan air gula, mol dan EM-4 atau Yakult maka proses permentasinya akan semakin cepat,  dibutuhkan waktu hanya sekitar tiga minggu atau dua puluh satu hari saja.

Caranya: Tahapannya semua sama dengan diatas hanya pada item pertama air ditambahkan gula, mol, dan EM-4 atau yakult, kemudian disiramkan ke material bahan dasar pupuk diaduk hingga merata.

Jadi kesimpulannya apabila kita tidak mempunyai bahan tambahan seperti air gula, Mol, EM-4 atau Yakult kita gunakan cara yang pertama yaitu hanya menggunakan air saja untuk membasahi material bahan dasar pupuk tersebut dan lakukan penyimpanan hingga menunggu proses permentasi selesai yaitu sekitar 45 hari.

Untuk cara pertama masih dengan biaya Rp. 0,- tetapi ingin mempercepat proses permentasi. 

Lakukan pencampuran bahan dasar pupuk yang akan proses permentasi dengan pupuk yang sudah jadi atau setengah jadi. Hal ini akan memicu percepatan proses permentasi karena bertambahnya pasukan bakteri yang akan mempercepat proses permentasi.

Demikian sobat tani, cara membuat pupuk kompos dengan menggunakan kantong plastik sebagai media komposter. 

Saya admin kwtdker.blogspot.com mengucapkan "selamat mencoba"
Semoga bermanfaat! 

0 comments:

IKAN LELE MAKAN DI DARAT

WOLFIA SUPER FOOD

SUPER FOOD (WOLFIA)


SMART FARMING

IRIGASI TETES (klik di gambar)