Halo, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. "Salam Tani." Teman-temanku sahabat tani yang luar biasa. Kembali lagi bersama saya admin kwtdker.blogspot.com sekaligus sebagai Pengelola Kebun KWT JALA AGRO I DEWA KEMBAR.
Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang cara memindahkan benih cabe red fire dari pembenihan media tanah dipindahkan ke media hydroponik.Sahabat tani, sebenarnya cara ini jarang sekali banyak digunakan para penggiat tani, karena mereka sengaja ingin memisahkan sistem penanaman menggunakan media tanah dengan sistem penanaman menggunakan media hydroponik. Padahal kalo kita ingin menghemat pekerjaan cara yang saya akan bagikan kepada sahabat tani akan memberikan pengalaman yang berbeda.
Yang pertama, jika kita memadukan cara ini pekerjaan awal kita dalam pembenihan akan lebih cepat dari pada pembenihan secara hydroponik yang cara pembenihannya satu per satu ke dalam rockswall, Tetapi jika dengan sistem pembenihan pada media tanah kita bisa menabur sebanyak-banyaknya benih yang kita inginkan dalam hitungan detik saja.
Yang kedua, Setelah masa pindah tanam, benih bisa dipindahkan ke media hydroponik yang sudah dipersiapkan dengan cara membasahi hingga tergenang air pada permukaan media tanah benih tersebut. Kemudian setelah media tanah menjadi gembur maka lakukan pemindahan benih dengan cara mengangkat secara perlahan dengan menggunakan sendok makan untuk dipindahkan ke nampan yang berisi air terlebih dahulu untuk membersihkan sisa-sisa tanah yang menempel pada akar.
Yang ketiga, setelah sisa-sisa tanah yang menempel pada akar sudah bersih, akan terlihat seperti kecambah, kemudian lakukan pencucian akar (rendam + 1 menit) dengan menggunakan air bersih (air AC).
Yang keempat, siapkan rockswall yang sudah dipotong-potong sesuai ukuran 2,5 cm x 2,5 cm dan lakukan pembelahan 1/2 sisi permukaan secara membujur/melintang. Kegiatan ini dilakukan pada saat awal pembenihan sambil menunggu proses siap pindah tanam benih.
Yang kelima, siapkan nampan berisi air bersih (air AC) secukupnya untuk menempatkan rockswall yang sudah diisi/diselipkan benih cabe.
Yang keenam, selipkan batang benih cabe pada belahan rockswall dan taruh di nampan yang sudah berisi air bersih (air AC).
Yang ketujuh, pindahkan benih cabe yang sudah dimasukkan/diselipkan pada rockswall ke netpot yang sudah ditempatkan di media hydroponik. (Apabila jari-jari kita tidak cukup untuk memasukkan benih ke dalam netpot maka gunakanlah penjepit untuk memudahkan pindah tanam ke netpot)
Kemudian selesai...
Pada akhirnya semua pekerjaan akan cepat selesai apabila pekerjaan itu tidak dilakukan sendirian. Carilah teman yang bisa membantu kita dalam melakukan pekerjaan ini.
Keuntungan menggunakan cara ini:
- Pekerjaan awal lebih cepat
- Memberikan sensasi mendalam dengan melihat semua struktur benih mulai dari perakaran sampai ujung daun.
- Benih langsung terlihat besar, karena sudah masuk pada usia masa tanam.
- Memudahkan seleksi benih yang akan dipindahtanamkan, karena struktur perakaran pada benih dapat terlihat dengan jelas, apabila perakarannya banyak berarti menandakan bahwa benih betul-betul siap melakukan penyerapan nutrisi yang maksimal.
- Jika terlalu tergesa-gesa memindahkan benih ke nampan tempat pemindahan akan mengakibatkan benih tercabut perakarannya, sehingga benih mengalami keterlambatan pertumbuhan atau bahkan kematian benih.
- Ada pekerjaan tambahan yaitu proses pembelahan rokcswall, namun dengan pengalaman yang sudah terbiasa tidak akan mempengaruhi pekerjaan.
Demikian sahabat tani pengalaman pribadi saya semoga bisa memberikan manfaat dan inspirasi baru untuk para sahabat tani.
Selamat mencoba!
Tunggu artikel unik baru saya berikutnya. Salam dari saya admin kwtdker.blogspot.com















0 comments:
Posting Komentar